Puisi : Kepiting dan Pantai

Saturday, September 10, 2016 0 komentar

Saat ombak membawa pecahan karang ke pantai,
atau kepiting yang tersesat diantara anggrek laut.

Membawa rindu yang tak pernah usai,
tentang langit ungu tua,
di senja sebuah kota.

Hari-hari yang tidak pernah ada,
Diciptakan dalam semalam,
Tiga puluh empat jam yang sama dengan tiga puluh empat tahun

Riak riak air
Diantara pasir
Saat ombak membawa pecahan karang ke pantai,
dan kepiting yang menemukan jalan pulang.

- Sebuah puisi setelah pantai oleh Noor Sa'adah (Enoey)

0 komentar:

Post a Comment

 

Blog archive

Please, Keep in Touch!

©Copyright 2011 Love Your Life | TNB